Tingkatkan Pencegahan Virus Corona dengan Tumbuhan Kelor

Virus Corona akhirnya menyebar ke negara Indonesia tercinta kita ini. Virus ini yang sudah dinyatakan pandemi, dapat menular dan menyerang siapa saja mulai dari balita, anak-anak, remaja, hingga orang tua, bahkan lansia sekali pun. Virus yang mempunyai nama lengkap Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) ini dapat meyebar dengan cepat melalui kontak langsung atau terpapar dari penderita yang positif menderita Covid-19 ini. Gejala umumnya adalah demam dengan suhu tubuh diatas 38 derajat celsius, batuk dan sesak napas yang dapat muncul setelah 2 sampai 14 hari setelah terpapar virus corona.


Para peneliti dan ahli dibidang kesehatan telah memberikan petunjuk pencegahan agar dapat mencegah dan bahkan dapat terhindar dari virus ini. Selain rajin mejaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik, salah satu pencegahannya adalah dengan menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas atau kekebalan tubuh meningkat, yaitu dengan konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah. Salah satu tumbuhan yang bisa menjaga dan mingkatkan sistem kekebalan tubuh adalah Kelor. 

Tanaman Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman tropis yang tumbuh dan dapat hidup di wilayah tropis sepeti Indonesia dan dapat tumbuh diseluruh wilayah Indonesia. Tanaman perdu dengan ketinggian 7-11 meter dan tumbuh subur mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 700 meter diatas permukaan laut. 

Tanaman Kelor dikenal diseluruh dunia dan badan kesehatan dunia WHO telah memperkenalkan kelor sebagai pagan alternatif untuk mengatasi masalah Gizi (malnutrisi). Bagian dari tanaman kelor yang paling memberikan banyak manfaat adalah pada bagian daun. Manfaat dari daun kelor sendiri adalah sebagai antioksidan bagi tubuh. 

Antioksidan ini berfungsi untuk melindungsi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan sendiri sebenarnya bisa diproduksi secara alami oleh tubuh manusia sendiri, namun jumlah yang diproduksi oleh tubuh sangat terbatas sehingga perlu menambah asupan antioksidan alami dari luar tubuh itu sendiri. Selain kaya akan antioksidan, manfaat lain dari daun kelor sendiri adalah mengandung berbagai nutrisi untuk tubuh yang didalmnya mengandung protein, vitamin A, Riboflavin (vitamin B2), vitamin B6, vitamin C, zat besi, hingga magnesium.

Mengonsumsi daun kelor dapat diolah menjadi sayur berkuah yang dikombinasikan dengan rempah-rempah bumbu dapur untuk melengkapi kelezatannya sebagai pelengkap dalam menu makan harian. Tentu dalam penggunaannya harus dalam batas sewajarnya dan seimbang.

Post a Comment for "Tingkatkan Pencegahan Virus Corona dengan Tumbuhan Kelor"