Pemberdayaan Masyarakat Tani (Bagian I)



Pemberdayaan merupakan suatu upaya untuk menumbuhkan kemandirian melalui pemberian kekuatan atau daya untuk mewujudkan suberdaya manusia (SDM) yang berkualitas, handal dan berdaya saingdengan ciri mandiri, profesional, berjiwa wirausaha, berintegritas, mempunyai dedikasi, berakhlat mulia, disiplin, etos kerja dan moral yang tinggi serta berwawasan global, sehingga mampu membangun usahatani yang lebih berdaya saing tinggi untuk menghadapi tuntutan globalisasi dan liberalisasi perekonomian dunia saat ini.

Pentingnya melakukan pemberdayaan masyarakat tani karena petani merupakan sumberdaya pembangunan pertanian yang berperan sebagai pelaku utama dalam mengembangkan usahataninya. Namun kondisi yang ada di masyarakat tani saat ini pada umumnya berusaha tani masih berorientasi produksi atu subsistemnya belum mengarah ke bisnis, skala usahatani masih belum feasible dan belum bankable. 

Pun demikian juga dengan kelembagaan ekonomi petani masih belum berfungsi sebagai unit-unit usaha dalam pelayanan terhadap anggotanya serta petani sebagai pelaku usaha masih memiliki aksesbilitas yang rendah terhadap informasi pasar, permodalan, teknologi dan sumberdaya lainya.

Selain itu posisi tawar petani masih sangat rendah sehingga margin keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pedagang atau tengkulak. Kondisi semacam ini menyebabkan masyarakat tani masih memiliki tingkat ketergantungan kepada pemerintah tinggi. 

https://www.pxfuel.com/


Pemberdayaan petani yang perlu dilakukan agar petani lebih mandiri dan tangguh dalam berusaha tani meliputi :

  • Pemberdayaan petani, yaitu merubah perilaku petani dari petani yang subsistem tradisional menjadi petani modern yang lebih mempunyai wawasan agribisnis sesuai dengan perkembangan saat ini;
  • Pemberdayaan kelembagaan petani dengan menumbuhkembangkan kelembagaan petani dari kelompoktani (poktan) menjadi gabungan kelompoktani (gapoktan), asosiasi, koperasi dan koorperasi dalam bentuk badan usaha milik petani, serta;
  • Pemberdayaan usaha tani dengan penumbunhkembangkan jiwa wirausaha dan kerjasama antar petani dengan pihak terkait lainnya untuk mengembangkan usahataninya.

Tujuan dari pemberdayaan masyarakat tani adalah

  • Merubah pola pikir petani dan orientasi produksi ke orientasi agribisnis
  • Meningkatkan aktivitas agribisnis di perdesaan
  • Menciptakan wirausahawan yang handal di perdesaan
  • Meningkatkan kemandirian dan daya saing
  • meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat tani

Pemberdayaan dapat dilakukan dengan strategi yaitu melalui pendekatan secara individu maupun kelompok sehingga dapat membangun dan meningkatkan potensi masyarakat tani agar mereka mampu menanggulangi berbagai persoalan pertanian yang dihadapinya dengan baik dan benar. 

Pemberdayaan bagi masyarakat tani dapat ditumbuhkan melalui kegiatan penyuluhan dalam bentuk proses pembelajaran untuk merubah perilaku, sikap dan keterampilan dari petani yang subsistem tradisional menjadi petani modern yang lebih maju dengan berwawasan agribisnis, mempunyai kemampuan dalam mengambil keputusan tertentu secara mandiri, dapat memberikan respon yang tepat terhadap berbagai perubahan dan tantangan sehingga akhirnya mampu untuk mengendalikan usahanya dan mendorong untuk lebih maju dan mandiri.


Post a Comment for "Pemberdayaan Masyarakat Tani (Bagian I)"